Selasa, Mei 19, 2009

Kebangkitan dan Renungan Nasional



KEBANGKITAN NASIONAL DALAM RENUNGAN


Bandingkan Aspek-Aspek BOEDI UTOMO dan SAREKAT ISLAM/ SAREKAT DAGANG ISLAM


Tujuan
Sifat
Bahasa
Sikap Terhadap Belanda
Sikap Terhadap Agama
Perjuangan Kemerdekaan
Korban Perjuangan
Kerakyatan
Melawan Arus
Kelahiran

BOEDI UTOMO

Menggalang kerjasama guna memajukan Jawa-Madura (Anggaran Dasar Boedi Utomo Pasal 2 )
Bersifat Kesukuan yang Sempit, terbatas Jawa-Madura
Berbahasa Bekanda, anggaran Dasarnya ditulis dalam Bahasa Belanda
Menggalang Kerjasama dengan penjajah Belanda karena sebagian besar tokoh tokohnya terdiri dari kaum priyayi pegawai pemerintahan
Bersiap anti Islam dananti Arab (dibenarkan oleh sejarawan Hamid Algadrie dan Dr.Rajiman0
Tidak pernah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan telah membubarkan diri tahun 1935, sebab itu tidak mengantarkan bangsa Indonesia melewati pintu gerbang Kemerdekaan
Anggota Boedi Utomo tidak ada satupun yang masuk penjara, apalagi ditembak dan dibuang ke Digul
Boedi Utomo Bersifat Feodal dan Keningratan
Boedi Utomo menurutkan arus kemauan penjajah
BO baru lahir pada 20 Mei 10908

SAREKAT ISLAM / SAREKAT DAGANG ISLAM


Islam Raya dan Indonesia Raya
Bersifat Nasional untuk seluruh bangsa Indonesia
Berbahasa Indonesia, anggaran dasarnya ditulis dalam bahasa Indonesia
Bersikap non koperatif dan anti terhadap penjajahan kolonial Belanda
Membela Islam dan memperjuangkan kebenaranya
Saerekat Islam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan mengantarkan bangsa Indonesia melewati pintu gerbang Kemerdekaan
Anggota Sarekat Islam berdesak desakan masuk penjara, ditembak mati oleh Belanda, dan banyak yang dibuang ke Digul Irian Barat
Sarekat Islam Bersifat Kerakyatan dan Kebangsaan
Saerkat Islam melawan arus penjajahan
SI (SDI) lahir 3 tahun sebelum BO yakni 16 Oktober 1905


MAKA : Kebangkitan Nasional Seharusnya dari Organisasi yang bersifat Nasional dan bukan kesukuan dan feodal.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan beri komentar/Remidi anda :